Rangsangan area preoptik di bagian anterior
hipotalamus baik secara listrik maupun panas yang berlebihan akan menyebabkan
berkeringat. Impuls dari area yang menyebabkan berkeringat ini dihantarkan
melalui jaras saraf otonom ke medulla spinalis dan kemudian melalui jaras saraf
simpatis mengalir ke kulit di seluruh tubuh.
Kelenjar keringat dipersarafi oleh
saraf-saraf kolinergik tetapi juga dapat dirangsang di beberapa tempat oleh
epinefrin atau norepinefrin yang bersikulasi dalam darah. Hal ini penting pada
saat berolahraga, saat hormon ini dihasilkan oleh kelenjar adrenal dan tubuh
perlu melepaskan panas yang berlebihan yang dihasilkan oleh otot yangaktif.
Kelenjar terdiri dari dua bagian:
Kelenjar terdiri dari dua bagian:
a. Bagian
yang bergelung di subdermis dalam yang menyekresi keringat.
b. Bagian
duktus yang berjalan keluar melalui dermis dan epidermis kulit. Bagian
sekretorik kelenjar keringat memproduksi cairan yang disebut dengan secret
primer, kemudian konsentrasi zat-zat dalam cairan tersebut dimodifikasi sewaktu
berjalan melalui duktus.
Mekanisme
sekresi keringat:
1. Secret
dihasilkan oleh sel-sel epitel yang melapisi bagian yang bergelung dari
kelenjar keringat. Serabut saraf simpatis kolinergik berakhir pada atau dekat
dengan sel-sel penghasil secret tersebut.
2. Komposisi
keringat mirip dengan plasma tetapi tidak mengandung protein plasma. Kandungan
natrium sekitar 142 mEq/L dan klorida 104 mEq/L.
3. Apabila
kelenjar keringat ini sedikit dirangsang sehingga keringat akan berjalan lambat
melalui duktus, kandungan natrium dan klorida akan mengalami absorpsi sehingga
tekanan osmotic berkurang sehingga cairan banyak diserap. Konsentrasi unsur
lain dalam keringat akan semakin pekat, seperti urea, asam laktat dan ion
kalium.
4. Sebaliknya,
bila kelenjar keringat dirangsang dengan kuat, secret precursor akan disekresi
lebih banyak dengan lebih banyak natrium dan klorida. Selain itu, karena
keringat mengalir dengan cepat maka cairan yang direabsorpsi sedikit sehingga
hanya sedikit peningkatan konsentrasi dari unsur lainnya.
Apabila suhu tubuh kita
meningkat atau suhu udara di lingkungan kita tinggi, pembuluh-pembuluh darah di
kulit akan melebar. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah
tersebut. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah
maka terjadilah penyerapan air, garam dan sedikit urea oleh kelenjar keringat.
Kemudian air bersama larutannya keluar melalui pori-pori yang merupakan ujung
dari kelenjar keringat. Keringat yang keluar membawa panas tubuh, sehingga
sangat penting untuk menjaga agar suhu tubuh tetap normal. Efek peningkatan
suhu tubuh sebanding dengan kecepatan kehilangan panas melalui evaporasi, yang
dihasilkan dari keringat ketika suhu meningkat di atas nilai kritis 37°C.
Peningkatan suhu tubuh tambahan sebesar 1°C, menyebabkan pengeluaran keringat
yang cukup banyak untuk membuang 10 kali kecepatan pembentukan panas tubuh basal.
Komentar
Posting Komentar